Membuat Presentasi Sederhana dengan Adobe Flash CS6

Presentasi dengan tampilan menarik merupakan poin plus tersendiri untuk para penyaji presentasi. Dengan menampilkan presentasi yang menarik, visual yang nyaman saat dipandang, ditambah dengan sedikit animasi, akan membuat audiens presentasi menjadi tidak jenuh.

Adobe Flash memang bisa dikatakan sudah sedikit ketinggalan zaman saat ini. Untuk hal membuat animasi motion dan media interaktif banyak aplikasi baru bermunculan sebagai pilihan lain. Bahkan Adobe sendiri sebagai vendor pemilik Flash, merilis aplikasi baru yang hampir sama yaitu Adobe Animate pada seri Creative Cloud yang katanya untuk menggantikan Adobe Flash. Tapi tentu saja butuh waktu tidak sebentar untuk melupakan Flash sebagai salah satu aplikasi animasi 2 dimensi terbaik.

Oke.. lupakan itu.

Kali ini kita tidak akan banyak mengulas tentang perbedaan ataupun kelebihan Adobe Flash dan Animate itu sendiri.

Pada tutorial ini, kita akan mencoba membuat slide presentasi sederhana dengan Adobe Flash CS6.

Presentasi dengan tampilan menarik merupakan poin plus tersendiri untuk para penyaji presentasi. Dengan menampilkan presentasi yang menarik, visual yang nyaman saat dipandang, ditambah dengan sedikit animasi, akan membuat audiens presentasi menjadi tidak jenuh.

Dan itulah yang menjadi salah satu kelebihan dari Adobe Flash, selain untuk membuat animasi motion dan 2 dimensi lainnya, Flash juga terkenal dengan kemudahannya membuat animasi interaktif, seperti game dan animasi tutorial pembelajaran, yang bisa dikembangkan untuk membuat presentasi.

Bagaimana cara membuatnya, langsung saja kita ke step by stepnya..

Membuat Presentasi Sederhana dengan Adobe Flash CS6

  1. Install kemudian buka aplikasi Adobe Flash CS6.
  2. Buatlah document baru. Kali ini pilih Action Script 2.0 karena kita masih akan menggunakan Action Script 2.0.

# Mengatur Dokumen dan Background

  1. Atur dimensi document dengan Width : 1024 px dan Height : 768 px pada document settings.
  1. Pada panel properties, pastikan kita menggunakan Action Script 2.0.
  1. Ubah Layer 1 menjadi “background”. Layer ini akan kita gunakan untuk menyimpan file gambar sebagai Background untuk slide presentasinya.
  1. Sekarang Import gambar untuk kita jadikan background presentasi. Pilih gambar sesuai keinginan kamu. Untuk meng-import gambar caranya pilih menu File – Import – Import to Stage
  1. Atur ukuran gambar sesuai dengan dimensi document.

# Membuat Button (Tombol)

  1. Buat layer baru, kemudian ubah namanya menjadi “button”.
  1. Kemudian buat sebuah objek untuk kita jadikan Button (tombol). Disini contohnya kita akan membuat tombol dengan bentuk objek persegi panjang. Kamu dapat mempraktikkannya dengan bentuk dan warna sesuai keinginan kamu.
  1. Lalu ubah objek persegi panjang tersebut menjadi Symbol Button. Caranya klik kanan pada objek – pilih Convert to Symbol.
  1. Pada jendela Convert to Symbol, ubah Name : button, Type : Button, dan Point Registration : Center
  1. Kemudian masuk ke dalam jendela editing symbol “button”. Caranya double klik objek tersebut button tersebut.
  2. Setelah masuk ke editing button, Insert Keyframe di kondisi Over pada timeline dengan cara menekan tombol keyboard F6. Perhatikan gambar.
  1. Lalu, ubah bentuk objek persegi panjang menjadi lebih besar, dan ubah juga warnanya.
  1. Setelah itu, kembali ke Scene 1.
  1. Kemudian duplikat objek button tersebut sebanyak 4 kali, dengan menekan tombol CTRL + D. dan atur posisi button seperti gambar berikut.
  1. Lalu beri Instance Name pada setiap objek button hasil duplikasi di panel Properties. Klik objek button kemudian beri Instance Name pada. Lakukan pada semua button.

Untuk button pertama beri Instance Name : btn_1
Untuk button kedua beri Instance Name : btn_2
Untuk button ketiga beri Instance Name : btn_3
Untuk button keempat beri Instance Name : btn_4

Lihat gambar berikut.

  1. Beri label teks pada setiap button menggunakan Static Text. Perhatikan gambar.

# Membuat Konten Slide

  1. Kemudian buat Layer baru, beri nama “konten”.
  2. Buat teks judul diatas dan isi slidenya menggunakan Static Text. Lihat contoh pada gambar berikut.

Diatas hanya contoh, kamu dapat mengganti judul dan isi slide sesuai keinginan kamu.

  1. Kemudian lakukan Insert Frame pada frame 4 layer “button” dan “background”. Caranya Klik kanan pada frame 4 – Insert Frame (F5).
  1. Pada frame 2 layer “konten”, lakukan langkah Insert Keyframe (F6).
  1. Ubah judul slide 1 dan isi slide 1 menjadi judul slide 2 dan isi slide 2, sesuaikan isinya dengan keinginan kamu.
  1. Lakukan langkah No. 23 (di atas) sampai dengan slide 4, dengan ketentuan satu frame satu isi slide.
    frame 1 = isi slide 1
    frame 2 = isi slide 2
    frame 3 = isi slide 3
    frame 4 = isi slide 4
    ….
    ..
    banyaknya isi slide sesuaikan dengan kebutuhan slidemu nanti.
  1. Kemudian beri Frame Label di panel properties pada setiap frame layer “konten”.

Frame 1 : slide1
Frame 2 : slide2
Frame 3 : slide3
Frame 4 : slide4

Setiap frame yang di beri Frame Label akan ada tanda bendera berwarna merah.


# Memberi Action Script 2.0

  1. Lalu, pada frame 1 layer “konten”, tambahkan Action Script. Caranya klik kanan pada frame 1 layer “konten” – pilih Actions (F9).               

isi Action Script berikut :

stop();

btn_1.onRelease = function(){
	gotoAndStop("slide1");
}

btn_2.onRelease = function(){
	gotoAndStop("slide2");
}

btn_3.onRelease = function(){
	gotoAndStop("slide3");
}

btn_4.onRelease = function(){
	gotoAndStop("slide4");
}
  1. Terakhir, simpan document (Save As) kemudian publish document dengan menekan tombol CTRL + Enter untuk melihat hasilnya.

Hasilnya akan seperti berikut.


Penjelasan Action Script :

  • stop(); : berfungsi untuk menghentikan laju animasi timeline pada frame yang diberikan script.
  • btn_1.onRelease = function() : digunakan untuk membuat fungsi pada tombol saat ditekan kemudian dilepas. btn_1 artinya kita memberikan fungsi tersebut pada symbol yang diberi Instance Name “btn_1”. Fungsi ini diawali dengan kurung kurawal buka “{“ dan diakhiri kurung kurawal tutup “}
  • gotoAndStop(“slide1”); : berfungsi memberi perintah ke timeline untuk pindah dan berhenti di frame yang di beri Frame Label “slide1”. pada contoh ini, frame yang di beri Frame Label “slide1” adalah frame 1.

Lihat video tutorialnya disini

Sekian tutorial Cara Membuat Slide Presentasi Sederhana dengan Adobe Flash CS 6.
Semoga dapat bermanfaat..

Indra Fadhilah
Founder & author di webgrafis.com. Menyukai pemrograman & desain grafis. Selalu ingin belajar hal baru tentang teknologi.